Anak Diare ? Cegah Jangan Sampai Dehidrasi

Posted on Jul 2 2015 - 11:00pm by Anton Kasep

Anak Diare  Cegah Jangan Sampai Dehidrasi

Memiliki balita yang sedang terjangkit diare merupakan satu hal yang perlu pengawasan secara khusus. Tidak hanya anak di usia bawah lima tahun sebenarnya, namun masalah diare ini sering harus mendapatkan perhatian khusus jika terjadi pada anak-anak karena resiko dehidrasi yang ditimbulkannya. Orang tua mungkin sering tidak sadar bahwa diare yang terjadi pada anak-anak bisa memicu terjadinya dehidrasi yang bisa mengancam nyawa sang anak. Kebutuhan cairan adalah hal yang termasuk penting untuk dikelola saat anak mengalami diare. Lantas, bagaimana cara menilai apakah anak ini mengalami dehidrasi akibat diare, mual dan muntah tersebut?

Disadur dari WHO, untuk menilai status dehidrasi pada balita dan anak-anak bisa dilakukan penilaian (skoring) dengan menggunakan beberapa poin. Yang pertama adalah dengan melihat keadaan umum si anak. Ada tiga skor penilaian untuk kategori ini. Apabila anak dalam keadaan umum baik (beraktivitas seperti biasa) maka Anda bisa memberi skor satu. Bila anak terlihat lesu/haus, maka berikan skor dua. Sementara itu bila anak terlihat gelisah, mengantuk atau bahkan syok berikan nilai tiga.

Selanjutnya perhatikan mata anak. Bila mata anak biasa, berikan nilai satu. Bila mata anak terlihat cekung, berikan nilai dua dan bila sangat cekung berikan nilai tiga. Lihat kondisi mulut anak. Bila biasa nilai satu, bila kering nilai dua sementara bila sangat kering (bibir) nilai tiga. Hitung nadi dan pernapasan. Bila nadi kurang dari 120x/menit dan pernapasan kurang dari 30x/menit berikan nilai satu. Bila nadi 120-140x/menit dan pernapasan 30-40x/menit berikan nilai dua. Bila nadi lebih dari 140x/menit dan pernapasan lebih dari 40x/menit berikan nilai tiga.

Selanjutnya coba tarik salah satu bagian kulit anak Anda. Bila kulit masih elastis (langsung kembali ke posisi awal kurang dari dua detik) berikan nilai satu. Bila kulit agak lambat kembali ke posisi awal (2-3 detik) berikan nilai dua. Sementara itu apabila kulit sangat lambat kembali ke posisi semula (butuh waktu lebih dari tiga detik) berikan nilai tiga. Akumulasikan jumlah nilai tadi. Apabila nilai totalnya adalah 6, maka anak tidak mengalami dehidrasi. Bila nilainya adalah 7-12 maka anak mengalami dehidrasi ringan-sedang. Bila nilainya lebih dari 13 maka balita atau anak Anda mengalami dehidrasi berat.

Comments

Leave A Response